Tampilkan postingan dengan label kisah mistis dalam hidupku.... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah mistis dalam hidupku.... Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 November 2008

SEREM,MATANYA MERAH

GENDURUWO BUKAN YA?

Hari itu, tepatnya saat aku sedang duduk di bangku sekolah menengah pertama kelas dua SMP.
Kejadian itu terjadi kira- kira pukul 2 pagi.
seperti hari- hari biasanya, aku selalu terbangun tengah malam. karena aku bukanlah orang yang mudah terleleap begitu saja dalam tidurku.
hai itu, aku ingat sekali kalau mama sedang terbangun malam dan sholat. aku memang tidur di kamar mama, karena pada hari itu papa sedang ke luar kota.
Ketika itu, aku tengah termenung di atas ranjangku. Menatap ke jendela yang gordenya sedikit terbuka. Karena aku tidur di bagian ujung dekat jendela.
kala itu...sejenak terbesit dalam otakku " jangan- jangan ada yang lewat."
dikala otakku telah berpikiran aneh dan berpikir sesuatu.
lagi- lagi feeling aku kembali benar...
BENAR..FEELING AKU BENAR..
terbelalak aku kaku tak dapat berucap...
terlihat olehku sesosok makhluk berbadan BESAR,TINGGI,BERMATA MERAH SEBESAR BOLA PINGPONG, BERWARNA HITAM.
Setelah aku melihat itu,aku hanya merintih takut. Tak dapat berucap.
Mamaku yang kala itu tengah berdzikir, menyuruh aku untuk istigfar.
Tetapi aku sedikit juga tak dapat berucap. Masih dalam keadaan merintih kaku. Dan mama terus menemani di sebelahku sembari membacakan aku ayat- ayat suci al-Quran.

BERLALU..
kira- kira satu jam kemudian, aku dapat berbicara..tertatih dalam ucapanku..
"kenapa kamu?"
"a..a..ad.a.. ma..t..ta me..me..rah.." aku berucap bawa ada mata merah.
perlahan aku kemabli pulih dan menceritakan semuanya sama mama.
benar- benar nyata, aku melihat sesosok makhluk besar bermata merah.
SERAM DAN MENAKUTKAN...

BACA LEBIH LENGKAP YUK......

Sabtu, 08 November 2008

mengapa Selalu benar 1 ?

Tak pernah aku menyadari semua kapan tepatnya aku merasa keanehan ada dalam hidupku.
Aku hanya bernafas untuk menjalani sebuah kehidupan. Terlahir dengan tangisan kedunia, bernafas,dll. Hingga kini aku telah dewasa.


Bermula saat aku kecil, tak kuingat pasti kapan semua itu terjadi. Yang aku alami hanya sebuah kebingungan. mengapa semua yang terlintas atau terucap dalam lisanku selalu benar. Dalam diriku yang masih kanak- kanak dan polos, aku hanya dapat berkata "tu kan bener apa yang vilda bilang. Gak ada yang percaya sih.". Ucapan itu hanyalah ucapan seorang anak- anak yang merasa bangga jika apa yang ia lakukan benar.


Berlanjut...
Aku sudah mulai bisa mengingat sesuatu tentang sesatu kejadian.
Kala itu, aku tengah duduk di bangku sekolah dasar kelas lima SD.
Aku dan teman- teman dari tempat kursus Bahasa Inggris sedang studi tour ke Kebun Raya Bogor.


Pada waktu itu, kami dibagi menjadi beberapa kelompok. Dan kami juga ditugaskan untuk mencari 20 tanda tangan orang bule dan 20 tanda tangan orang indonesia.Sangatlah mudah untuk mendapatkan tanda tangan orang indonesia sebanyak 20 tanda tangan. Karena kebun raya terletak di Indonesia dan orang Indonesia pun banyak terdapat di dalamnya.Tetapi bagaimana untuk tanda tangan orang bule, bukanlah hal mudah untuk mendapatkannya.


Langkah terus melaju mengililingi Kebun Raya Bogor yang sangat luas guna untuk meminta tanda tangan orang Indonesia dan orang Bule.
20 tanda tangan orang Indonesia sudah didapat, bagaimana dengan tanda tangan orang Bulenya?. Aku dan teman- temanku terus mengelilingi Kebun Raya Bogor.
sekian lama kita berkeliling, tak satu pun juga tanda tangan di dapat.
"kesana aja" ucapku
Aku tak kebingungan, bagaikan seorang guide, aku memandu teman- temanku untuk melangkah mengikuti kata hatiku.


Satu demi persatu tanda tangan orang bule didapat.
Meskipun tak sesuai harapan yang diinginkan, aku dan teman- temanku tetap mendapatkan tanda tangan yang lumayan jumlahnya.
Disaat terakhir sebelum waktu yang ditentukan oleh guru kami habis, aku kembali memandu teman- temanku untuk melangkah, disaat itu kembali satu tanda tangan orang bule di dapat. "tu kan bener kan feeling gua."
"feeling gua itu selalu benar."
Dengan ringannya aku berucap bahwa feeling aku selalu benar.
Disaat aku mengucapkan itu, aku sama sekali tak mengetahui apa- apa.
Hanya berjalan saja dalam kebingungan bersama dengan firasat- firasat yang terus terjejak dalam hari- hariku.
_vilda_

BACA LEBIH LENGKAP YUK......

Free Blogspot Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger